Bank Artha Graha Internasional (INPC)

Bank Artha Graha Internasional berkedudukan di Jakarta Selatan semula didirikan dengan nama PT Inter-Pacific Financial Corporation pada 7 September 1973. Pada 14 April 2005, PT Bank Artha Graha menggabungkan diri ke dalam PT Bank Inter-Pacific Tbk. Sejak 16 Agustus 2005, PT Bank Inter-Pacific Tbk berganti nama menjadi Bank Artha Graha Internasional.

(lebih…)

Agpao Pak Lo

Pada Jumat 27 Januari 2017 lalu Kontan mengulas tentang kisah sukses Lo Kheng Hong dalam investasinya di saham BUMI (PT Bumi Resources Tbk). Pak Lo dikenal sebagai investor nilai yang sering dianggap sebagai Warren Buffett-nya Indonesia. Salah satu yang dikenal luas mengempit saham BUMI ketika harganya terpuruk di kisaran Rp50/lembar saham adalah Pak Lo.

Pada perdagangan Jumat (27/1), harga saham BUMI ditutup di posisi Rp 505 per saham. Padahal, sejak Juli 2015 hingga Juni 2016, saham BUMI tiarap di harga Rp 50 per saham. Malah, di pasar negosiasi, saham bumi diperdagangkan dengan harga di bawah 50 perak.

Berikut kutipan dari Kontan:

Lo mengatakan, pemilihan suatu saham tidak hanya berdasarkan pada rasio harga saham terhadap laba bersih per saham (PER) maupun rasio harga saham terhadap nilai buku per saham (PBV).

Investor nilai beraliran Graham murni memang sudah jarang. Peluang mendapat saham dengan PER dan PBV rendah juga makin jarang terjadi. Komentar Pak Lo ini menunjukkan hal itu.

(lebih…)

Pyridam Farma (PYFA)

PT Pyridam Farma Tbk (IDX:PYFA) didirikan pada 27 November 1976. Perseroan awalnya ditujukan untuk memproduksi dan memasarkan produk veteriner. Sejak 1985 perseroan mulai memproduksi produk farmasi, PT Pyridam Veteriner didirikan untuk memisahkan kegiatan produksi veteriner. Perseroan mempunyai pabrik di Cibodas, Cianjur, Jawa Barat.

(lebih…)

Hanjaya Mandala Sampoerna (HMSP)

Tulisan ini bukan saran/ajakan untuk merokok. Indonesia adalah pangsa pasar yang besar buat perseroan, meski di sisi lain hal ini tidak menggembirakan karena rokok terbukti sebagai salah satu sebab terbesar kematian manusia yang bisa dikontrol. Di sisi lain, produsen rokok juga penyumbang pajak yang besar. Survei terakhir mengatakan pengeluaran rokok mengalahkan bahan makanan untuk sebagian besar masyarakat Indonesia. Indonesia merupakan konsumen rokok yang besar, diperkirakan 68% laki-laki dewasa di Indonesia adalah perokok.

PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk. (IDX:HMSP, untuk selanjutnya disebut sebagai “Sampoerna” atau “Perseroan”) didirikan pada 1905, merupakan perusahaan rokok terkemuka Indonesia. Perseroan memproduksi sejumlah kelompok merek rokok kretek yang telah dikenal luas, diantaranya Sampoerna A, Sampoerna Kretek, Sampoerna U, dan Dji Sam Soe, yang merupakan “Raja Kretek” yang legendaris. Perseroan adalah anak perusahaan dari PT Philip Morris Indonesia dan afiliasi dari Philip Morris International Inc., perusahaan rokok tembakau internasional terkemuka di dunia. Pada tahun 2015, Sampoerna berhasil memperoleh pangsa pasar sebesar 35,0% dari pasar rokok di Indonesia.

(lebih…)

Menghindari Investasi Bodong

Investasi bodong seperti tak pernah hilang di Indonesia. Mereka pakai nama yang bermacam-macam: investasi “andil usaha” berbasis emas, investasi kelompok untuk usaha ini, usah pohon anu, usaha itu berkelompok, penggandaan uang Mas Anu, atau bahkan yang benar-benar mengaku sebagai investasi saja. Penyelenggaranya pun macam-macam, ada yang di Jakarta, kota besar lainnya, bahkan luar negeri macam di Panama. Cari tahu beberapa hal untuk mendeteksi investasi bodong di artikel ini.

Artikel ini adalah bagian dari isi buku Cerdas Berinvestasi yang akan terbit dalam waktu dekat. Daftarkan email Anda untuk info berikutnya!

(lebih…)

Sekar Laut (SKLT)

PT Sekar Laut Tbk (IDX:SKLT) didirikan pada 19 Juli 1976. Perseroan memproduksi dan menjual krupuk, saos, roti, dan produk lainnya. Perseroan juga mengelola restoran melalui anak usahanya. Perseroan mengekspor produknya ke Belanda, Oceania, Korea, Inggris, Irlandia, China, Afrika. Merk produk perseroan dikenal dengan nama FINNA.

(lebih…)

Indomobil Sukses International (IMAS)

Dikenal sebagai Grup Indomobil, perseroan merakit dan menjual kendaraan bermotor roda empat, bis dan truk, serta alat berat dengan merek Suzuki, Nissan, Datsun, Volvo, Volkswagen (VW), SsangYong, AUDI, Renault, Hino, Manitou, GEHL, Kalmar, Italgru, Mantsinen, John Deere, Foton, Great Wall, Dong Fang, Zoomlion, Toppile, SDLG, dan Mack.

PT Indomobil Sukses International Tbk (IDX:IMAS) didirikan berdasarkan hasil penggabungan usaha antara PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) dan PT Indomobil Investment Corporation (IIC) pada tanggal 6 November 1997 di mana IMII adalah perusahaan yang melanjutkan usaha. IMII didirikan pada tanggal 20 Maret 1987

(lebih…)

Jasuindo Tiga Perkasa (JTPE)

PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (IDX:JTPE) didirikan pada 10 November 1990. Perseroan dan anak usahanya melayani jasa produksi dan percetakan, dokumen terlindungi (secured document) dan dokumen tidak-terlindungi. Dokumen terlindungi cotohnya: kartu ATM dan kartu pintar lainnya, dokumen negara (SIM dan STNK), akta, bilyet deposito, polis asuransi, dan semacamnya. Dokumen tidak-terlindungi diantaranya: slip, invoice, rekening koran, voucher, dan semacamnya. Perseroan juga melayani jasa informatika, jasa percetakan lain, dan bahan percetakan lainnya.

(lebih…)