Kriteria Pemilihan Saham Menurut Graham

Posted on 2 Komentar

Memilih saham perusahaan untuk investasi ada kriteria-kriteria ketat agar investasi kita menguntungkan. Kita akan menggunakan kriteria pilihan saham dari Benjamin Graham yang ditulisnya dalam buku The Intelligent Investor lebih dari 60 tahun lalu. Graham membagi kriteria pemilihan ini untuk dua tipe investor yaitu defensif dan agresif. Sebenarnya kedua kriteria ini hampir mirip dengan perbedaan dua-tiga kriteria serta beda batasan nilai saja. Tujuan kategorisasi ini untuk mengurangi risiko dari kedua tipe investor yang berbeda. Kita bisa menyesuaikan kriteria tersebut sesuai dengan risiko dan peluang yang ingin kita hadapi, asal tidak melanggar batas-batas konsep keamanan investasi.

Pendekatan Umum kriteria pemilihan saham dari Graham:

  • Prospek jangka panjang
  • Kualitas dan tingkah laku manajemen yang baik
  • Kualitas keuangan dan struktur modal

Kriteria Ben Graham untuk pemilihan saham bagi investor defensif (investor yang pasif dan lebih konservatif):

  • Ukuran perusahaan yang memadai: penjualan tidak kurang 3 triliun rupiah ($100 juta dolar dalam zaman Graham). Untuk nilai kapitalisasi pasarnya minimal $2 miliar (menurut komentar Jason Zweig di bab tersebut), atau senilai 18 triliun rupiah. Mungkin agak susah mencari perusahaan dengan nilai pasar sebesar ini di BEI karena hanya 5 perusahaan yang masuk.
  • Kondisi Keuangan:
    • Aset lancar setidaknya 2 kali utang lancar
    • Utang jangka panjang tidak lebih aset lancar (modal kerja), utang juga sebaiknya tidak melebih 2 kali ekuitas (DER kurang dari 2x)
  • Stabilitas laba: tidak ada defisit (minus) dalam 10 tahun terakhir
  • Dividen: pembayaran tidak terputus dividen selama 20 tahun terakhir (di Indonesia 10 tahun mungkin sudah bagus)
  • Pertumbuhan laba: kenaikan laba per saham dalam 10 tahunan setidaknya rata-rata 33%
  • Rasio Harga berbanding Laba (PER) yang moderat: tidak lebih dari 15 kali rata-rata laba dalam tiga tahun (harga sekarang/rata-rata EPS tiga tahun)
  • Rasio Laba berbanding Aset Bersih yang moderat: harga sebaiknya tidak lebih dari 1,5 nilai buku

Kriteria Ben Graham untuk pemilihan saham bagi investor agresif:

  • Kondisi Keuangan:
    • Aset lancar setidaknya 1,5 kali utang lancar
    • Utang tidak lebih dari 110% dari aset lancar bersih (bagi perusahaan industrial)
  • Stabilitas Laba: tidak ada defisit (minus) dalam 5 tahun terakhir
  • Dividen: ada catatan sejumlah dividen berjalan
  • Pertumbuhan laba: ada kenaikan laba lebih besar
  • Harga saham: kurang dari 120% aset berwujud bersih

Dari dua perbedaan kriteria di atas, terlihat Graham menjaga kriteria investor defensif agar lebih konservatif, misalnya dengan syarat penjualan dan nilai pasar yang sangat tinggi. Kriteria lain yang ditambahkan untuk investor defensif adalah kualitas prospek jangka panjang yang lebih diperketat, yaitu melalui rasio laba yang stabil dan lebih besar, PER tidak boleh lebih dari 15x. Kriteria kualitas keuangan dan struktur permodalan juga lebih ketat bagi investor defensif.

Demikian ringkasan kriteria pemilihan saham dari Graham. Investor seperti Anda dan saya bisa menggunakan kriteria ini dengan menyesuaikan kadar peluang dan risiko yang bisa kita tolerir. Misalnya, saya tidak mensyaratkan nilai kapitalisasi pasar bagi saham saya, karena bagi saya tidak masalah. Terbukti ada saham dengan kapitalisasi rendah di bawah 100 miliar dalam portofolio saya. Dalam tulisan berikutnya kita akan coba mengaplikasi kriteria ini menggunakan software penyaringan saham.

Selamat memilih investasi!

2 komentar di “Kriteria Pemilihan Saham Menurut Graham

  1. Kriteria Graham tidak cocok utk investor mikro seperti saya :).

    1. Tidak cocoknya di mana ya pak? Sebelumnya, Anda mengkategori masuk investor tipe defensif atau agresif? Yang jelas bukan pasif kan? 🙂

Komentar ditutup.