Daftar Cek (checklist) Analisa Investasi

Daftar Cek Analisa Investasi

Posted on Tulis Komentar

Berikut ini adalah panduan daftar cek analisa investasi yang kami pakai.

Pengantar

Pekerjaan menganalisa investasi adalah akvitas yang melibatkan pikiran dan daya analitis. Seorang analis diharapkan bisa mengetahui model bisnis, kualitas, serta mencari kelemahan perusahaan. Masalahnya, karena banyaknya perusahaan yang dianalisa, seringkali analis terpapar dalam rutinitas yang membawa kebosanan dan bisa terjerumus kesalahan.

Pilot dan dokter bedah mengandalkan checklist (daftar cek) setiap melalui kegiatan mereka. Daftar cek itu bisa membantu pekerjaan mereka agar selalu terkontrol, tidak terlewat satu pun, sehingga pada akhirnya mengurangi kesalahan sedikitpun.

Kemi selalu berusaha menggunakan daftar cek ini dalam menilai perusahaan sebelum diloloskan dalam Ide Bolasalju. Namun dalam analisa umum kami mungkin mengabaikan beberapa faktor karena sifat publikasi analisa yang mengharuskan kami meliput semua emiten.

Rujukan dan inspirasi dari buku The Investment Checklist (Michael Shearson). Daftar ini sudah ada tambahan dari penulis dan akan selalu kami perbaiki.


Ide Daftar Cek Utama

Akuntan dan Laporan Keuangan

Jika perusahaan besar, apakah auditor termasuk empat besar (Ernst & Young, Pwc, Deloitte, dan KPMG)? Auditor besar tidak selalu jadi indikasi baik, begitu pula auditor kecil juga tidak selalu jadi indikator buruk. Ada kasus auditor besar juga bisa ditekan perusahaan besar seperti Enron yang menekan Arthur Andersen sehingga mereka keluar dari bisnis audit. Apakah ada keterlambatan pelaporan LK ke BEI dan seringkah terjadi? Jika ada keterlambatan, apakah manajemen memberi notifikasi dan apakah alasannya masuk akal? Apa ada ketidaksesuaian, alur aneh, perbedaan, keterbukaan terhenti dari laporan keuangan? Jika susah, abaikan! Ini perusahaan yang kurang bisa dipercaya.

Kasus Manajer dan Perushaan

Cek nama perusahaan, direksi, dan komisaris di mesin pencari dan situs media terkemuka. Apakah ada kasus perdata, penipuan atau fraud atas nama mereka?Apakah ada kasus pidana personilia (meskipun ini sangat muskil)? Jika ada, periksa kualitasnya, dan abaikan jika tidak nyaman.

Model Bisnis dan Usaha

Bagaimana model bisnis perusahaan, bagaimana mereka mencari uang? Apakah bisnisnya mudah dipahami? Apakah menjual langsung ke pelanggan? Apa segmentasi penjualan/pendapatan perusahaan? Apakah produk/jasa perusahaan punya loyalitas di mata pelanggan? Apakah bisnis ini pemimpin pasar? Apakah mereka bisa menaikkan harga tanpa mempengaruhi pangsa pasarnya? Bagaimana perusahaan memasarkan produk mereka? Apakah pengaruh ke pelanggan jika bisnis ini hilang? Bagaimana prospek industrinya?

Kesehatan Operasional

Bagaimana fundamental metriks utama operasional bisnis? Apakah ada kecenderungan stagnan, turun, atau naik? Apa sebabnya? Apakah ada risiko jangka pendek dan jangka panjang dalam operasional? Bagaimana kualitas biaya beban perusahaan? Bagaimana kualitas beban administrasi, pegawai, dan pemasarannya? Bagaimana efek pajak terhadap bisnis?

Kesehatan Keuangan

Bagaimana kondisi neraca perusahaan? Apakah perusahaan mampu membayar beban utangnya? Bagaimana kondisi belanja modal perusahaan? Bagaimana perputaran arus kasnya? Bagaimana perputaran penagihan?

Kualitas Manajemen

Bagaimana karakter manajemen? Apakah tipe pesolek yang menjanjikan kinerja bagus tahun demi tahun? Apakah manajemen tipe mereka yang bisa mengakui kesalahannya? Bagaimana kepercayaan terhadap program kerja tahunan manajemen dan evaluasi sebelumnya? Apakah kompensasi manajemen masuk akal? Apakah ada transaksi internal manajemen untuk membeli atau menjual saham? Apakah manajemen royal kepada pemegang saham atau kepada dirinya sendiri?

Evaluasi Pertumbuhan

Bagaimana kualitas pertumbuhan pendapatan/penjualan perusahaan? Apakah pertumbuhan menguntungkan atau justru membahayakan arus kas? Apakah pertumbuhan dicapai melalui upaya organik atau anorganik? Adakah prospek pertumbuhan di masa depan? Bagaimana pertumbuhan bebannya? Bagaimana pertumbuhan labanya? Jika terjadi perbedaan jauh, kenapa itu terjadi? Bagaimana pertumbuhan utangnya? Apakah berkualitas? Bagaimana pertumbuhan ekuitasnya?

Tinggalkan Balasan