Bursa Sepekan Bolasalju

Bursa Sepekan 26 Maret 2018

Posted on

Dari titik tertinggi 6.689,28, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) mengalami penurunan hingga nadirnya minggu lalu di angka 6.210,69 atau anjlok -7,15%. Apa yang terjadi, kenapa turun? Apa yang harus investor lakukan? Baca komentar saya. Emiten terkait: BBTN, BMRI, BBNI, BDMN, WTON, MDKA, dan TBIG.

Komentar Bursa Sepekan

Untuk menjawab apa yang terjadi dan kenapa turun, saya bukan orang orang tepat untuk menjawabnya. Sebagai manusia, adalah naluri manusia mencari konfirmasi atas sebab musabab di dunia ini. Inilah hukum bias konfirmasi dalam terminologi ilmu perilaku. Ada dua hal yang sering dituduh menjadi biang penurunan bursa: transaksi asing dan pesimisme pelaku pasar. Well, kita akan cari tahu masing-masing. Saya juga terkena pengaruh bias konfirmasi, kan?

Apakah ini akibat pengaruh naiknya suku bunga Federal Reserve di Amerika Serikat? Bisa jadi umum kebijakan keuangan mempengaruhi keputusan pelaku pasar. Pelaku pasar asing pekan lalu menjual saham sebesar Rp17,3 triliun versus Rp13,5 triliun pembelian (Rp3,8 T masuk ke bursa), bandingkan dengan periode sebelumnya penjualan sebesar Rp19,1 triliun versus Rp16,3 triliun pembelian (Rp2,8 trilun ke dalam bursa). Saya kira pengaruh pelaku pasar asing tidak benar.

Berarti jawaban paling gampang ya pesimisme pelaku pasar. Pedagang saham umumnya seperti kawanan ternak, ada yang turun semua ikut turun, ada yang naik maka ramai-ramai naik. Inilah perlaku kawanan yang mirip bebek.

Untuk mengkonfirmasi apa penurunan ini karena kinerja emiten di bursa, mari lihat kinerja laba 10 perusahaan berkapitalisasi terbesar di bursa:

  • BBCA naik 11,3%, hanya saham ini yang kinerjanya terjaga meski sempat turun sedikit
  • HMSP turun -0,7%, saham turun -15%
  • BBRI meski antrian di cabang selalu menumpuk tidak ditangani, labanya masih naik 10,7%
  • UNVR labanya naik 9,6% karena setiap orang masih tetap beli sabun, sampo, dan anak-anak tetap beli es krim walau mereka sedang perang harga hingga menjual sebuah es krim Rp2.000 per buah
  • Laba BMRI naiknya dahsyat 49,5%, meski begitu sahamnya masih turun -5%. Bahkan isu skimming tak terlalu mempengaruhi sahamnya, toh nilai kerugiannya kecil (baca berita di bawah)
  • TLKM labanya naik 14,4%, tapi sahamnya turun -12,86%. Gile lu Ndro!
  • ASII laba naik 24,5%
  • BBNI tumbuh 201%, apalagi pekan ini ada pembagian dividen dengan kupon sekitar 2,9% (lihat bawah)
  • GGRM labanya masih naik tipis 3,7%
  • UNTR labanya naik 41,98%

Bagaimana kita berpikir setelah mengkonfirmasi semua angka di atas. Dari 10 perusahaan berkapitalisasi terbesar, total mereka menguasai Rp3.343 triliun dari 6.800 triliun kapitalisasi pasar total di bursa, hampir semuanya turun dari harga terbesarnya. Saya kira yang terjadi adalah kepanikan pasar. Seperti kawanan bebek yang naik turun tak tentu tujuan.

Artinya apa bagi investor pintar? Jika Anda ingin melaksanakan investasi berkala, tentu saja Anda bisa yakin terus investasi. Ingat, periode penurunan adalah kesempatan untuk terus mendapatkan jumlah saham lebih banyak dari setiap rupiah yang sama. Jika Anda ingin aktif, Anda pasti tergoda berat untuk membeli. Selalu hati-hati dan jaga nalar saat bertransaksi.

Salam berinvestasi!

Jadwal Dividen

23/3 – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) membagikan dividen Rp605,49 miliar atau sebesar 20 persen dari laba bersih perseroan yang tercatat Rp3,027 triliun. Dividen akan dibagikan ke pemegang saham yang berhak pada 24 April 2018. Sumber: IQPlus

23/3 – Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) akan membagi dividen 1 (Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp.199,025516 (Seratus Sembilan Puluh Sembilan Rupiah Koma Nol Dua Lima Lima Satu Enam). Cum date: 28 Maret 2018. Pembayaran dividen: 20 April 2018. Sumber: KSEI

22/3 – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengumumkan rencana pembagian dividen yaitu 1(Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp.255,555488 (Dua Ratus Lima Puluh Lima Rupiah Koma Lima Lima Lima Empat Delapan Delapan). Cum date: 27 Maret 2018. Pembayaran dividen: 20 April 2018. Sumber: KSEI

21/3 – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membagi dividen 1 (satu) saham akan mendapatkan dividen tunai sebesar Rp.134,44 (Seratus Tiga Puluh Empat Rupiah Koma Empat Empat). Cum date: 27 Maret 2018. Pembayaran dividen: 18 April 2018. Sumber: KSEI

21/3 – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menyebar dividen 1 (Satu) saham akan mendapatkan dividen tunai Rp.12,13 (Dua Belas Rupiah Satu Tiga). Cum date: 26 Maret 2018. Pembayaran dividen: 20 April 2018. Sumber: KSEI

Rangkuman Berita 12-16 Maret 2018

Banyak emiten sudah melaporkan kinerja tahunan 2017. Silakan dipantau emiten favoritnya masing-masing.

22/3 – Emiten pertambangan mineral PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) berencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan target dana US$150 juta atau sekitar Rp210 miliar. Sumber: Bisnis

21/3 – PT Bank Mandiri Persero Tbk (BMRI) mengklaim sudah mengganti dana nasabah yang hilang karena pencurian data (skimming) dengan total kerugian Rp260 juta milik 140 nasabah. Sumber: antara

21/3 – PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) memiliki banyak agenda aksi korporasi. Setelah berencana menerbitkan notes maksimal US$ 850 juta, perusahaan juga berencana melakukan pembelian saham kembali atawa buyback. Sumber: Kontan

Aktivitas Pasar Tak Wajar (Unusual Market Activity):

  1. [19 Mar 2018] Peng-UMA-0018/BEI.WAS/03-2018 (TAXI)
  2. [12 Mar 2018] Peng-UMA-0017/BEI.WAS/03-2018 (DEFI)

Suspensi Perdagangan Saham:

Bolasalju Sepekan:

  • Artikel: Mengenal Obligasi dan Sukuk
    Nyak Sandang datang dari Aceh ke Istana bertemu Presiden Joko Widodo. Yang menarik, kakek membawa sertifikat obligasi pemerintah yang diterbitkan pada 1950. Apa itu obligasi? Mari mengenal obligasi dan sukuk.
  • Artikel: Benarkah Saham Berisiko Tinggi?
    Artikel ini berusaha menjawab anggapan umum saham berisiko tinggi. Benar ada risiko: fluktuasi, hilangnya sebagian modal, atau bangkrutnya persh. Tapi kok rasanya itu anggapan semu ya?
  • Edisi sebelumnyaBursa Sepekan 19 Maret 2018
  • Artikel populer minggu sebelumnya: Mengontrak Rumah, Bakar Uang? oleh Hamdanil Rasyid

Promosi: Diskon Saham Pilihan Untuk Investasi Berkala

Ingin investasi saham untuk bekal hari tua. Tapi tak bisa analisa keuangan. Tak mau repot transaksi harian. Bisa nggak sih investasi nyicil, berkala, tiap awal bulan? Bagaimana peluang hasilnya? Apakah cara ini aman? Temukan dan pelajari jawabannya di produk ini.


Beli

Diskon sampai edisi baru terbit akhir Maret atau awal April ini. Pembeli lama dapat mengunduh produk terbaru gratis. Beli sekali, pasti bisa investasi mandiri.