Laporan Keuangan PT Indospring Tbk (INDS) periode Kuartal I 2012 sudah keluar, dokumen LK bisa diunduh di situs BEI (492 KB). Dari data ini, ringkasan kinerja adalah sebagai berikut:
Laporan Keuangan PT Indospring Tbk (INDS) periode Kuartal I 2012 sudah keluar, dokumen LK bisa diunduh di situs BEI (492 KB). Dari data ini, ringkasan kinerja adalah sebagai berikut:
Salah satu emiten portofolio Bola Salju yaitu produsen per kendaraan yang berdomisili di Sidoarjo, Jawa Timur, PT. Indospring Tbk (INDS) sudah mengumumkan undangan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) & Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), di situs BEI (350 KB) seperti dalam pengumuman sebelumnya. Saya kebetulan baru sempat membaca harian Bisnis Indonesia edisi kemarin, Jumat, 20 April 2012 dan ada iklan tersebut. Saya tak mungkin bisa hadir di RUPS ini. Berikut jadwal RUPS Indospring:
Hari/tanggal: Jumat, 25 Mei 2012
Waktu: 10:00 WIB s/d selesai
Tempat: Hotel Shangri-La, Jl. Mayjen Sungkono 120 Surabaya, Jawa Timur
Cum Date Saham: 7 Mei 2012
Dalam kesempatan yang sama, perusahaan juga mengumumkan akan membagi saham bonus kepada pemegang sahamnya. Detil saham bonus INDS adalah sebagai berikut:
Surat pemberitahuan RUPST & RUPS LB PT. Indospring Tbk (INDS), salah satu emiten dalam portofolio, sudah terbit di situs BEI (526 KB). Berikut jadwal RUPS Indospring:
Hari/tanggal: Jumat, 25 Mei 2012
Waktu: 10:00 WIB s/d selesai
Tempat: Hotel Shangri-La, Jl. Mayjen Sungkono 120 Surabaya, Jawa Timur
Cum Date Saham: 7 Mei 2012
Untuk masuk berinvestasi di perusahaan ini pada kisaran harga mulai Desember tahun lalu hingga Maret tahun ini (yang bertanda hijau, lihat rekaman transaksi INDS)—ketika tren turun sedang di paling bawah—tentu diperlukan keyakinan dan keberanian. Keyakinan diperoleh dari mengetahui semakin banyak fakta dan data dari usaha pabrik per yang mendapat lisensi dari Mitsubishi ini—dengan mengetahui seluruh aspek bisnis, keuangan, potensinya, keunggulannya, dan kelemahannya. Keberanian untuk masuk berinvestasi datang dari potensi harganya yang menarik. Kepemilikan Indospring mewakili 16% portofolio Bola Salju—dan aset 16% ini sudah tumbuh 50%. Saat ini saya belum berniat menjual saham ini karena saya yakin potensi jangka panjang perusahaan ini masih banyak dan harganya belum menunjukkan sesuatu yang tidak masuk akal. Lonjakan saat ini masih di bawah harga wajarnya dan saya menerima segala peluang untuk potensi naik atau turun dari saham ini.
Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.
Laporan keuangan tahunan PT Indospring Tbk (INDS), salah satu emiten dalam portofolio Bola Salju, sudah bisa diunduh di situs BEI (505 KB). Produsen per (shock breaker) kendaraan roda empat ini terlihat membukukan pertumbuhan yang mantap.
Transaksi hari ini untuk melepas sisa 2 lot kepemilikan saham PT Indospring Tbk (INDS) karena telah melampaui batas rencana portofolio, sehubungan dengan naiknya INDS hari ini. Pagi ini saya perintah jual pada harga 3550 karena harga ini sudah di atas harga pembelian. Belum jam 11 ternyata penjualan telah terlaksana. Tidak ada alasan atau keraguan tentang perusahaan sehubungan dengan penjualan ini. Saya akan terus memegang 10 lot saham ini selama perkembangan perusahaan ini masih menarik.
Kalau sekarang saya pikirkan, kadangkala banyak hal lucu dalam langkah operasi investasi yang saya lakukan. Saya tidak ada masalah saham kelolaan saya turun nilainya. Saya mampu melawan emosi dan beban psikologinya. Justru satu masalah yang terasa jadi beban adalah keinginan untuk meraih potensi keuntungan lebih maksimal. Inilah yang membuat saya membuat aturan batas portofolio minimal dan maksimal, misal untuk Indospring minimal 10 lot dan maksimal 14 lota. Keputusan 10 lot atau berapa lot itu saya sesuaikan dengan peluang dan risiko yang ingin saya hadapi. Tujuannya adalah untuk mencari peluang menurunkan harga bila terjadi penurunan harga saham. Tidak ada masalah untuk melakukan pembelian ketika saham turun. Tapi ketika batas maksimal terpenuhi, lalu harga tidak segera naik atau malah menciptakan peluang di harga yang lebih murah, maka akhirnya strategi jangka pendek kita berhenti total. Mau menambah lagi uang sudah terbatas. Kemudian ada beberapa saham lainnya yang turun sangat signifikan membutuhkan dana kas. Saya cuma bisa tertawa saja. Tak boleh menyesali yang bukan rejeki kita, yaitu hilangnya kesempatan beli di harga yang sangat murah.
Kadangkala saya ingin melupakan strategi jangka pendek seperti ini, yang tujuannya hanya untuk menurunkan harga rata-rata pembelian. Kadang tak ada gunanya. Kadang penurunannya juga tidak signifikan. Kalau kita abai terhadap fluktuasi maka sesungguhnya fluktuasi tidak terjadi, dengan catatan harga terakhir kita tengok masih tetap atau sudah di atas harga kita masuk. Tapi itulah saya. Mungkin saya harus mengurangi langkah jangka pendek bila memang tidak terlalu signifikan penurunan/kenaikan harganya.
Semua saham terlihat pada posisi sesuai rencana portofolio. Peluang menambah kepemilikan karena komposisi portoflio masih kecil hanya pada Panin Sekuritas dan Berlina saja. Tapi posisi kas juga sudah terbatas. Kita lihat saja perkembangan berikutnya.
Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.
Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (termasuk dividen).
Transaksi hari ini untuk menambah kepemilikan di PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) dan PT Berlina Tbk (BRNA). Akhirnya batas kuota portofolio di kedua perusahaan terpenuhi pada hari ini, masing-masing 100 lot dan 10 lot. Sementara itu 1 lot saham PT Indospring Tbk (INDS) saya lepas karena posisi masih di atas harga pembelian dan juga (lebih penting) kuota portofolio sudah melebihi batas 10 lot meskipun masih di bawah batas toleransi 14 lot.
Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.
Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (termasuk dividen).
Transaksi hari ini terjadi untuk mengurangi sedikit komposisi saham Bank BRI (BBRI) dan Indospring (INDS) setelah sempat melakukan safe average down beberapa hari yang lalu. BRI naik cukup lumayan dan saya melepasnya dengan untung 200 rupiah, hal ini membuat akumulasi net harga rata-rata BRI juga turun dari 6.763 menjadi 6.747. Sementara Indospring tidak terlalu signifikan yaitu untung 50 rupiah, tapi ini berguna karena posisi portfolio saham ini sudah terlalu tinggi. Komitmen rencana portofolio untuk saham ini adalah 10 lot sementara saat ini masih 13 lot. Semoga ada kesempatan melepas sisa saham di harga yang lebih baik.
Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.
Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (termasuk dividen).
Transaksi ini untuk menambah saham PT Indospring Tbk (INDS) karena harga sahamnya sedang turun ke kisaran 3400. Ini adalah titik terendah semenjak saya memegang saham ini sejak Desember tahun lalu. Pembelian 2 lot ini masih dalam batas toleransi kepemilikan 14 lot seperti yang saya rencanakan.
Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.
Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (semua termasuk dividen).
Tujuan transaksi di bawah adalah mengantisipasi jatuhnya harga saham Indospring Tbk (INDS) dan Bank BRI (BBRI) untuk melakukan safe average down agar harga rata-rata saham dalam portflio turun. Dalam pelaksanaannya ternyata belum berhasil seperti yang saya harapkan yaitu saya bisa menjualnya pada harga yang lebih tinggi. Ada beberapa penawaran jual yang tidak terserap. Mungkin saya harus lebih sabar. Bila saatnya tiba ketika harga saham Indospring dan BRI naik lagi, saya akan melepasnya sehingga kepemilikan dalam portfolio kembali normal seperti rencana awal. Bila yang terjadi sebaliknya, saya mungkin akan melakukan average down lagi dalam batas toleransi INDS yaitu 14 lot. Tapi hasilnya sudah lumayan bisa menurunkan harga rata-rata Indospring ke kisaran 3.569 dari sebelumnya 3.587, sedang BRI ke kisaran 6.750 dari 6.900. Pembelian saham Berlina Tbk (BRNA) adalah rencana pembelian rutin hingga kemungkinan rencana 10 lot dalam portfolio.
Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.
Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (semua termasuk dividen).