Transaksi 14 Maret 2012

Transaksi hari ini terjadi untuk mengurangi sedikit komposisi saham Bank BRI (BBRI) dan Indospring (INDS) setelah sempat melakukan safe average down beberapa hari yang lalu. BRI naik cukup lumayan dan saya melepasnya dengan untung 200 rupiah, hal ini membuat akumulasi net harga rata-rata BRI juga turun dari 6.763 menjadi 6.747. Sementara Indospring tidak terlalu signifikan yaitu untung 50 rupiah, tapi ini berguna karena posisi portfolio saham ini sudah terlalu tinggi. Komitmen rencana portofolio untuk saham ini adalah 10 lot sementara saat ini masih 13 lot. Semoga ada kesempatan melepas sisa saham di harga yang lebih baik.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI

  • BBRI: jual 500 saham pada harga Rp6.800,-
  • INDS: jual 500 saham pada harga Rp3.450,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 40.000 saham pada harga rata-rata Rp410/411,85* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp1.419/1.440,31* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 6.500 saham pada harga rata-rata Rp3.542,31/3.554,77* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 2.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham
  • BBRI: 500 saham pada harga rata-rata Rp6.700/6.747,4 per saham
  • AMAG: 35.000 saham pada harga rata-rata Rp161,26/161,57 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (termasuk dividen).

Transaksi 8-12 Maret 2012

Saya melakukan beberapa transaksi pada 8 Maret hingga 12 Maret 2012 (hari ini). Transaksi tersebut diantaranya untuk menambah komposisi saham PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) hingga tercapai 10 lot pada hari ini. Saya sempat keluar mayoritas dari perusahaan ini dan hanya menyisakan 1 lot saja, tapi seperti saya tulis adanya garansi yang bisa dipercaya, maka saya tak ragu untuk masuk ragu pada perusahaan ini. Rencana portofolio saya mungkin hingga saat ini 10 lot ini. Kalau ada perubahan kinerja dan laporan terbaru dari emiten (serta ada tambahan dana) bisa saja hal ini akan saya evaluasi lagi

Dalam rangkaian transaksi saya meminang perusahaan asuransi PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG). Saya tak malu mengakui saya mendapatkan ide saham ini dari Lo Kheng Hong di tulisan tadi. Anda mungkin tahu saham ini pernah mengalami kenaikan pesat hingga 350-an, juga ada right issue saham baru dengan rasio 3 saham lama mendapat 3 saham baru, jadi harga saat ini sudah terdilusi cukup besar. Harga yang dibayar Lo Kheng Hong tentu sangat murah. Namun demikian, saya kira harga saat ini masih menarik. Saya belum menentukan komposisi lot saya berapa. Mungkin hingga 100 lot, atau entah berapa. Kita lihat nanti.

Pada transaksi ini dengan terpaksa saya memutuskan harus berpisah dengan PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE). Sejarah kepemilikan saham di perusahaan ini sangat memuaskan. Harga rata-rata terakhir saya adalah 213,80 untuk 50 lot JTPE yang saya beli sejak Agustus 2011. Saya menjual pada harga 260, 290, dan terakhir 405 atau pada harga rata-rata 318 (Ya saya menjual terlalu banyak di awal periode). Total keuntungan Rp2.093.060 atau kira-kira 38% setelah dipotong biaya transaksi. Alasan keluar karena saya lihat pertumbuhan kinerja kuartal III 2011 Jasuindo kurang memuaskan dibanding perubahan dari 2009 ke 2010 lalu. Ada peningkatan tapi kurang signifikan. Tapi bisa jadi saya salah, sebab saya tidak sempat konfirmasi ke perusahaan terkait hal ini. Agak sulit memproyeksikan kinerja perusahaan ini, namun keputusan sudah dibuat, jadi mumpung harga sahamnya cukup memuaskan maka saya memutuskan untuk menjualnya saja pada hari ini.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI 8, 9 dan 12 MARET 2012

  • JTPE: jual 5.000 saham pada harga Rp405,-
  • PANS: beli 3.500 saham pada harga Rp1.410,-
  • PANS: beli 1.000 saham pada harga Rp1.400,-
  • AMAG: beli 6.000 saham pada harga Rp160,-
  • AMAG: beli 19.000 saham pada harga Rp161,-
  • AMAG: beli 7.500 saham pada harga Rp162,-
  • AMAG: beli 2.500 saham pada harga Rp164,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 40.000 saham pada harga rata-rata Rp410/411,85* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp1.419/1.440,31* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 7.000 saham pada harga rata-rata Rp3.535,71/3.546,54* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 2.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham
  • BBRI: 1.000 saham pada harga rata-rata Rp6.750/6.763,5 per saham
  • AMAG: 35.000 saham pada harga rata-rata Rp161,26/161,57 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (semua termasuk dividen).

Transaksi 6 Maret 2012

Transaksi ini untuk menambah saham PT Indospring Tbk (INDS) karena harga sahamnya sedang turun ke kisaran 3400. Ini adalah titik terendah semenjak saya memegang saham ini sejak Desember tahun lalu. Pembelian 2 lot ini masih dalam batas toleransi kepemilikan 14 lot seperti yang saya rencanakan.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI 5 MARET 2012

  • INDS: beli 1.000 saham pada harga Rp3.400,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 40.000 saham pada harga rata-rata Rp410/411,85* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 7.000 saham pada harga rata-rata Rp3.535,71/3.546,54* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 2.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham
  • BBRI: 1.000 saham pada harga rata-rata Rp6.750/6.763,5 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (semua termasuk dividen).

Transaksi 5 Maret 2012

Transaksi ini untuk menambah portofolio saham PT Trias Sentosa Tbk (TRST). Saya merasa aman untuk menaikkan batas minimal kelolaan saham TRST dalam portofiolio hingga kisaran 80 lot karena prospek perusahaan masih bagus.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI 5 Maret 2012

  • TRST: beli 5.000 saham pada harga Rp420,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 40.000 saham pada harga rata-rata Rp410/411,85* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 6.000 saham pada harga rata-rata Rp3.558,33/3.569,84* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 2.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham
  • BBRI: 1.000 saham pada harga rata-rata Rp6.750/6.763,5 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (semua termasuk dividen).

Transaksi 29 Februari dan 1 Maret 2012

Tujuan transaksi di bawah adalah mengantisipasi jatuhnya harga saham Indospring Tbk (INDS) dan Bank BRI (BBRI) untuk melakukan safe average down agar harga rata-rata saham dalam portflio turun. Dalam pelaksanaannya ternyata belum berhasil seperti yang saya harapkan yaitu saya bisa menjualnya pada harga yang lebih tinggi. Ada beberapa penawaran jual yang tidak terserap. Mungkin saya harus lebih sabar. Bila saatnya tiba ketika harga saham Indospring dan BRI naik lagi, saya akan melepasnya sehingga kepemilikan dalam portfolio kembali normal seperti rencana awal. Bila yang terjadi sebaliknya, saya mungkin akan melakukan average down lagi dalam batas toleransi INDS yaitu 14 lot. Tapi hasilnya sudah lumayan bisa menurunkan harga rata-rata Indospring ke kisaran 3.569 dari sebelumnya 3.587, sedang BRI ke kisaran 6.750 dari 6.900. Pembelian saham Berlina Tbk (BRNA) adalah rencana pembelian rutin hingga kemungkinan rencana 10 lot dalam portfolio.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI 29 Februari 2012

  • INDS: beli 500 saham pada harga Rp3.475,-
  • INDS: beli 1.500 saham pada harga Rp3.500,-
  • INDS: jual 500 saham pada harga Rp3.525,-

TRANSAKSI 1 Maret 2012

  • INDS: beli 500 saham pada harga Rp3.450,-
  • BBRI: beli 500 saham pada harga Rp6.600,-
  • BRNA: beli 1.000 saham pada harga Rp1.700,-
  • INDS: jual 1.000 saham pada harga Rp3.500,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 35.000 saham pada harga rata-rata Rp408,57/410,56* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 6.000 saham pada harga rata-rata Rp3.558,33/3.569,84* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 2.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham
  • BBRI: 1.000 saham pada harga rata-rata Rp6.750/6.763,5 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (semua termasuk dividen).

Transaksi 27 Februari 2012

Transaksi pembelian saham Indospring (INDS) adalah transaksi rutin mingguan untuk memenuhi kuota lot dalam portfolio, apalagi harganya sedang turun. Dengan transaksi ini akhirnya seluruh batas maksimal portfolio 10 lot untuk saham Indospring terpenuhi.

Saham Trias Sentosa (TRST) juga sedang meluncur ke 420 dan bahkan sempat menuju 415 beberapa saat. Jumlah akhir portfolio Trias sudah melebihi kuota 65 lot. Tujuan pembelian 5 lot tambahan adalah untuk mencari peluang safe average down saham ini.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI

  • INDS: beli 500 saham pada harga Rp3.500,-
  • TRST: beli 2.500 saham pada harga Rp420,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 35.000 saham pada harga rata-rata Rp408,57/410,56* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham (harga rata-rata dihitung dengan memasukkan peluang pemasukan dari dividen)
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp3.580/3.587,16* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham
  • BBRI: 500 saham pada harga rata-rata Rp6.900/6.913,8 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi.

Transaksi 23 Februari 2012

Saya selalu senang kalau berinvestasi di perusahaan baru seketika harga sahamnya turun. Hampir selalu begitu setiap saat. Dan saya percaya itu tandanya pilihan saya tepat. Jaman sekarang kok percaya mitos, hehehe :)

Begitu pula yang terjadi ketika saya menaruh investasi pertama saya di PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) ini. Saya tak perlu mengulas detil perusahaan ini karena pasti banyak yang sudah tahu tentang perusahaan ini. Tapi satu hal, harga pembelian saham BRI ini memang tidak bisa dianggap murah. Padahal ada rencana saya hanya membeli saham dengan diskon minimal 30% untuk perusahaan besar-tumbuh. Maka alasan pembelian ini ada disengaja karena dua alasan yang saya rasa logis. Alasan tersebut adalah:

  • Alasan pertama, saya percaya rasio PEG yang dipopulerkan oleh Peter Lynch, bekas legenda manajer investasi dari Fidelity. Lynch percaya bahwa bila perusahaan punya rasio P/E 15 dengan growth earning 30% (rasio PEG 15/30 = 0,5) itu lebih baik daripada perusahaan dengan rasio P/E 5 tapi growth cuma 7% (rasio PEG 5/7 atau 0,7. Dalam jangka panjang pertumbuhan perusahaan pertama biasanya akan lebih bagus. BRI mempunyai rasio P/E 11,12 dengan growth 24%, maka PEG-nya di bawah 0,5, jadi masih terlihat bagus. Inilah pembelian saham pertama saya pada harga yang premium atau agak mahal.
  • Alasan kedua adalah alasan-alasan pribadi, termasuk: saya ingin memantau lagi saham ini, selain juga ingin mempunyai akses ke RUPS yang mungkin akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Alasan selain itu adalah keluarga saya adalah nasabah loyal bank ini, baik untuk urusan kredit atau tabungan. Maka tak ada salahnya saya mengambil secuil keuntungan dari bank ini, ini toh dari keringat keluarga saya juga.

Tapi saya belum akan menaikkan posisi BRI dalam waktu dekat. Saya akan melihat perkembangan laporan keuangan tahunannya, juga melihat perkembangan harganya. Bila ada penurunan harga saham yang tajam maka tak ragu lagi saya akan coba menambahnya, tentu bila ada kecukupan dana. Saya bisa “menabung” di BRI tanpa perlu menjadi nasabah BRI :)

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI

  • BBRI: beli 500 saham pada harga Rp6.900,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 32.500 saham pada harga rata-rata Rp407,69/409,77* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham (harga rata-rata dihitung dengan memasukkan peluang pemasukan dari dividen)
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 4.500 saham pada harga rata-rata Rp3.588,89/3.596,06* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham
  • BBRI: 500 saham pada harga rata-rata Rp6.900/6.913,8 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi.

Transaksi 20 Februari 2012

Transaksi rutin untuk menambah saham Indospring (INDS) hingga komposisi portfolio mencapai 10 lot. Hari ini harga saham kebetulan turun. Siang ketika saya akan transaksi posisi offer 3575, posisi bid 3550. Saya taruh bid pada 3525. Ternyata ada penawaran yang cocok. Lumayan jadi bisa menurunkan harga rata-rata nih :)

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI

  • INDS: beli 500 saham pada harga Rp3.525,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 32.500 saham pada harga rata-rata Rp407,69/409,77* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham (harga rata-rata dihitung dengan memasukkan peluang pemasukan dari dividen)
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 4.500 saham pada harga rata-rata Rp3.588,89/3.596,06* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi.

Transaksi 16 Februari 2012

Transaksi kali ini untuk menambah saham Adira Dinamika Multi Finance (ADMF), saham Trias Sentosa (TRST) dan saham Berlina (BRNA). Eksekusi pembelian saya laksanakan hari ini karena sudah beberapa hari terakhir saham turun dalam seminggu ini, selain itu saya lihat harga ketiga saham ini pada hari ini masih menarik.

Alasan pembelian: 1) Adira sudah turun 300 poin dari harga terakhir saya beli, saya tempatkan pembelian 50 poin di bawah pada harga 12.250, sore hari langsung terserap dan harganya makin turun hingga 12.100. Pada harga rata-rata 11.727 saja saya percaya masih ada margin of safety 71%. 2) Trias juga sudah turun lagi beberapa poin dari 435, dan masih turun hingga 420. Dengan pembelian tambahan 425 sebanyak 5 lot maka harga rata-rata akan menjadi 409,77, masih ada batas keamanan 118%. 3) Hanya Berlina yang naik sementara ke 1.730, harga 1700 adalah pembelian saya sebelumnya, pada harga rata-rata 1.703 masih ada batas keamanan 78%.

Rencana portfolio Adira adalah 3 lot dengan batas toleransi maksimal 4 lot. Rencana portfolio Trias adalah 65 lot dengan batas toleransi maksimal 90 lot. Rencana portfolio Berlina adalah 10 lot dengan batas toleransi 15 lot. Ada perubahan sedikit dalam rencana portfolio ini karena ada tambahan dana investasi dan juga penyesuaian rencana portfolio dengan mengabaikan saham-saham lainnya. Dari daftar ini Adira dan Trias sudah tak mungkin ditambah, kecuali harganya turun signifikan, maka saya akan melakukan pembelian hingga batas maksimal. Sisa yang harganya masih menarik hanyalah Berlina dan Indospring (INDS). Pembelian sisa kedua saham ini akan saya laksanakan bertahap.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI

  • TRST: beli 2.500 saham pada harga Rp425,-
  • ADMF: beli 500 saham pada harga Rp12.250,-
  • BRNA: beli 500 saham pada harga Rp1.700,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 32.500 saham pada harga rata-rata Rp407,69/409,77* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham (harga rata-rata dihitung dengan memasukkan peluang pemasukan dari dividen)
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 4.000 saham pada harga rata-rata Rp3.598,88/3.604,06* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi.

Transaksi 13 Februari 2012

Transaksi rutin mingguan untuk mengumpulkan saham Indospring (INDS) hingga 10 lot. Pagi hari saya buat perintah beli pada harga 3575. Sore harinya saya dapat email ternyata transaksi saya cocok. Masih kurang 2 lot dari target portfolio.

Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.

TRANSAKSI

  • INDS: beli 500 saham pada harga Rp3.575,-

PORTFOLIO SAHAM

  • ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
  • TRST: 30.000 saham pada harga rata-rata Rp406,25/408,42* per saham
  • JTPE: 5.000 saham diperoleh tanpa biaya (surplus) Rp31/15* per saham
  • ADMF: 1.000 saham pada harga rata-rata Rp11.350/11.452,7* per saham
  • PANS: 500 saham pada harga rata-rata Rp1.520/1.708* per saham
  • SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham (harga rata-rata dihitung dengan memasukkan peluang pemasukan dari dividen)
  • LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
  • INDS: 4.000 saham pada harga rata-rata Rp3.598,88/3.604,06* per saham
  • EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
  • BRNA: 1.000 saham pada harga rata-rata Rp1.700/1.703,4 per saham

Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi.