Transaksi hari ini untuk melepas sisa 2 lot kepemilikan saham PT Indospring Tbk (INDS) karena telah melampaui batas rencana portofolio, sehubungan dengan naiknya INDS hari ini. Pagi ini saya perintah jual pada harga 3550 karena harga ini sudah di atas harga pembelian. Belum jam 11 ternyata penjualan telah terlaksana. Tidak ada alasan atau keraguan tentang perusahaan sehubungan dengan penjualan ini. Saya akan terus memegang 10 lot saham ini selama perkembangan perusahaan ini masih menarik.
Kalau sekarang saya pikirkan, kadangkala banyak hal lucu dalam langkah operasi investasi yang saya lakukan. Saya tidak ada masalah saham kelolaan saya turun nilainya. Saya mampu melawan emosi dan beban psikologinya. Justru satu masalah yang terasa jadi beban adalah keinginan untuk meraih potensi keuntungan lebih maksimal. Inilah yang membuat saya membuat aturan batas portofolio minimal dan maksimal, misal untuk Indospring minimal 10 lot dan maksimal 14 lota. Keputusan 10 lot atau berapa lot itu saya sesuaikan dengan peluang dan risiko yang ingin saya hadapi. Tujuannya adalah untuk mencari peluang menurunkan harga bila terjadi penurunan harga saham. Tidak ada masalah untuk melakukan pembelian ketika saham turun. Tapi ketika batas maksimal terpenuhi, lalu harga tidak segera naik atau malah menciptakan peluang di harga yang lebih murah, maka akhirnya strategi jangka pendek kita berhenti total. Mau menambah lagi uang sudah terbatas. Kemudian ada beberapa saham lainnya yang turun sangat signifikan membutuhkan dana kas. Saya cuma bisa tertawa saja. Tak boleh menyesali yang bukan rejeki kita, yaitu hilangnya kesempatan beli di harga yang sangat murah.
Kadangkala saya ingin melupakan strategi jangka pendek seperti ini, yang tujuannya hanya untuk menurunkan harga rata-rata pembelian. Kadang tak ada gunanya. Kadang penurunannya juga tidak signifikan. Kalau kita abai terhadap fluktuasi maka sesungguhnya fluktuasi tidak terjadi, dengan catatan harga terakhir kita tengok masih tetap atau sudah di atas harga kita masuk. Tapi itulah saya. Mungkin saya harus mengurangi langkah jangka pendek bila memang tidak terlalu signifikan penurunan/kenaikan harganya.
Semua saham terlihat pada posisi sesuai rencana portofolio. Peluang menambah kepemilikan karena komposisi portoflio masih kecil hanya pada Panin Sekuritas dan Berlina saja. Tapi posisi kas juga sudah terbatas. Kita lihat saja perkembangan berikutnya.
Disclaimer: Ini bukan saran untuk bertransaksi beli/jual saham. Segala transaksi saham yang Anda lakukan adalah tanggungjawab Anda sendiri.
TRANSAKSI
- INDS: jual 500 saham pada harga Rp3.550,-
PORTOFOLIO SAHAM
- ARNA: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp222,5/231* per saham
- TRST: 40.000 saham pada harga rata-rata Rp410/411,85* per saham
- ADMF: 1.500 saham pada harga rata-rata Rp11.650/11.726,63* per saham
- PANS: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp1.419/1.440,31* per saham
- SMSM: 500 saham pada harga rata-rata Rp645/791* per saham
- LSIP: 500 saham pada harga rata-rata Rp2.025/2.041* per saham
- INDS: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp3.552,5/3.571,86* per saham
- EKAD: 15.000 saham pada harga rata-rata Rp300/300,6* per saham
- BRNA: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp1.697/1.700,39* per saham
- BBRI: 500 saham pada harga rata-rata Rp6.700/6.747,4* per saham
- AMAG: 50.000 saham pada harga rata-rata Rp160,98/161,3* per saham
Catatan: *harga rata-rata net asli dan harga rata-rata net menyertakan biaya transaksi (termasuk dividen).