Wall Street (1987)

Judul Film: Wall Street (Imdb)
Sutradara: Oliver Stone
Bintang: Michael Douglas, Charlie Sheen, Daryl Hannah
Produksi: 21 Century Fox (1987)

Hari Minggu paling pas untuk menulis resensi. Biar pembaca tak bosan, kali ini saya ingin menulis resensi film.

Ini film lama yang diluncurkan 1987. Film ini relevan karena temanya memang seputar dunia saham, seperti tema blog ini. Lema Wall Street sendiri populer dikenal dari nama jalan sepanjang delapan blok di distrik finansial bernama yang sama di New York, Amerika Serikat. Di distrik inilah berdiri New York Stock Exchange, pasar saham terbesar di A.S, serta beberapa pasar lainnya seperti NASDAQ, New York Mercantile Exchange (pasar berbasis komoditas), dll. Film ini bercerita tentang sepak terjang pemain di area Wall Street.

Di era 80-an, Amerika memang dilanda demam merger dan akuisi yang kalap. Para  pemegang kapital raksasa seperti selalu kehausan untuk beraksi mencaplok perusahaan, meganggabung perusahan, lalu melikuidasi atau menjualnya demi keuntungan cepat. Di era 80-an ini A.S. juga mengalami kejatuhan besar pasar saham pada 1987. Di masa inilah latar belakang film ini dibuat.

Lanjut membaca

One Up on Wall Street

Judul Buku: One Up on Wall Street
Penulis: Peter Lynch (dengan John Rothchild)
Penerbit: Simon and Schuster Paperback (cetakan tahun 2000)
Tebal: 304 halaman (termasuk indeks)

One Up on Wall Street adalah buku investasi terpenting kedua, setelah The Intelligent Investor, yang selalu menjadi tempat saya untuk mencari inspirasi ketika dalam kebuntuan dalam langkah investasi. Buku ini ditulis oleh Peter Lynch, seorang manajer investasi yang pernah mengelola Magellan Fund di Fidelity. Dalam karirnya, Magellan Fund menjadi reksadana dengan aset kelolaan 14 miliar dolar AS, terbesar di Amerika Serikat saat itu. Tak hanya itu, Lynch juga menjadi legenda manajer investasi reksadana tersukses dengan pengembalian rata-rata 29,2% selama 12 tahun. Dalam buku ini Lynch berbagi dan mengajak orang biasa seperti saya dan Anda tentang cara bagaimana agar sukses berinvestasi di saham.

Lanjut membaca

Who Wants to be A Smiling Investor

Gambar sampul buku Who Wants to be a Smiling Investor

Judul Buku: Who Wants to be A Smiling Investor: Cara Termudah Belajar Investasi Saham
Penulis: Lukas Setia Atmaja, Thomdean
Penerbit: KPG (Februari 2011)
Tebal: 234 halaman

Sebenarnya buku ini edisi buku terjemahan dari penulis asing atau tulisan karya penulis Indonesia sih? Kok judulnya keminggris gitu? Jujur, judul buku ini saya salin persis-sis apa adanya, dan memang memakai bahasa Inggris gede seperti itu. Tapi di bawahnya memang berbahasa Indonesia. Kalau merunut penulisnya, Lukas Setia Atmaja sepertinya sih orang sini, tapi Thomdean itu siapa? Jangan-jangan dia penulis asing ngetop? Eh, tapi kok gambarnya lucu? Apa benar ini buku tentang investasi? Jangan-jangan guyonan aja?

Lanjut membaca

The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life

The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life

Judul Buku: The Snowball: Warren Buffett and the Business of Life
Penulis: Alice Schroeder
Penerbit: Bantam Books (Edisi Hardcover, Cetakan I, September 2008)
Tebal: 959 halaman (termasuk indeks)

“Life is like a snowball, The important thing is finding wet snow and a really long hill” ~ Warren Buffett

Ada banyak kisah sukses yang diceritakan ulang dalam berbagai buku. Namun saya tetap berpikir kisah seorang Warren Buffett adalah sebuah kisah yang unik. Saya menganggap Buffett adalah potret menarik seseseorang yang sukses karena ia berkarir melalui sebuah dunia khusus, yaitu investasi saham. Itulah kehidupan Warren Buffett yang coba dilukiskan buku ini. Mungkin banyak orang sukses dalam bisnis lainnya, tapi kebanyakan mereka adalah sukses karena manajemen, kharisma, atau sebuah lompatan-lompatan besar dan heroik. Kehidupan Buffett jauh dari itu semua. Ia mungkin tidak punya kharisma, tetapi gaya bicaranya yang lugas mudah ditangkap oleh siapa saja dan langsung mengena. Gaya manajemennya pun tidak cukup terceritakan di mana-mana, bahkan ia cenderung tidak mau ikut campur dan cukup mempercayakan kepada orang yang dipercayainya. Tapi terbukti dalam pemilihan perusahaan, delegasi wewenang, dan juga penanganan masalah ia mampu menanganinya secara sukses. Dan ia mencapai itu semua dengan mengakumulasi kekayaannya, kehidupan bola salju yang selalu diluncurkan dari sebuah bukit yang dipilihnya secara hati-hati.

Lanjut membaca

The Intelligent Investor

The Intelligent Investor, oleh Benjamin Graham, terjemahan dari edisi 1973

Catatan: Mulai tulisan ini saya akan membuka sebuah rubrik baru bernama Resensi. Seperti namanya, rubrik ini akan berisi tulisan resensi yang berhubungan dengan topik investasi. Hal yang akan diresensi tentu saja buku, tapi juga tidak menutup kemungkinan situs, dan resensi film tentang investasi (meski jumlahnya mungkin sedikit). Selamat membaca!

Judul Buku: The Intelligent Investor: Kitab Suci Dalam Berinvestasi (edisi terjamahan dalam bahasa Indonesia)
Penulis: Benjamin Graham (Ben Graham)
Penerbit: Serambi, Cetakan III Februari 2008
Tebal: Hardcover 747 halaman (termasuk indeks)

Buku pertama dalam rubrik resensi ini adalah buku yang paling penting dalam sejarah kehidupan berinvestasi saya. Saya kira buku ini juga penting bagi banyak orang yang terjun dalam dunia investasi.

Saya tidak sengaja menemukan buku ini di toko buku Gramedia. Saat itu 15 Agustus 2007, saya iseng ke Gramedia Matraman di daerah Salemba, Jakarta Pusat. Saya sedang mencari buku investasi. Saya merasa sudah cukup banyak membaca buku tentang perencanaan keuangan. Saya ingin membaca buku investasi. Sebuah buku yang benar-benar bisa mencerahkan tentang rencana investasi.

Setelah berkeliling di rak buku bisnis dan keuangan, saya menjumpai buku-buku investasi, yang kebanyakan berjudul seperti “cara cepat mencari uang”, “langkah menjadi kaya”, atau judul-judul semacam itu. Saya tidak suka membaca buku yang berjudul mirip seperti itu (pesan pada penerbit: kenapa sih membuat judul yang tidak pede seperti itu). Saya menghindari buku-buku seperti itu.

Saya lihat ada beberapa buku biografi tokoh keuangan Warren Buffett dan George Soros. Saya saat itu belum mengenal Warren Buffett seperti saat ini. Saya ingin mempelajari Buffett tapi saya kira buku-buku berbahasa Indonesia kurang menarik. Ada sebuah buku bio Bufett dalam bentuk komik, saya sudah membaca tuntas di Gramedia itu. Saya tahu Soros, meskipun sedikit. Namun saya tidak tertarik dengan metode investasi Soros, yang lebih banyak model spekulan, saya merasa tidak bisa dipakai oleh seorang kepala keluarga dengan modal sedikit seperti saya. Saya ingin metode investasi yang cocok buat orang biasa.

Setelah capek dan kaki gempor, saya menemukan buku tebal bersampul biru ini. Sepintas judulnya menarik. Tapi sub judulnya membuat saya ngeri, Kitab Suci Berinvestasi. Hmmm… saya kurang suka, saya lihat dulu pengantar atau resensinya, siapa tahu menarik. Siapa pula Benjamin Graham ini? Di sampul buku ini ada kutipan dari Warren Buffet, “Buku terbaik tentang investasi yang pernah ditulis dan tak ada tandingannya”. Wow, seorang Buffett bilang seperti itu, memangnya buku ini terbit tahun berapa? Kan Buffett aja sudah tua, kapan ya buku ini ditulis? Akhirnya saya menghabiskan beberapa jam sore itu mempelajari buku ini, dan kemudian membelinya. Harganya saat itu Rp99.000 pas (kalau tak salah ingat). Dan saya tahu saya tidak rugi membeli buku ini.
Lanjut membaca