Bank Rakyat Indonesia Persero (BBRI)

BBRIPT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) adalah perusahaan yang bergerak di sektor keuangan, khususnya di sub sektor perbankan. Bank BRI adalah salah satu badan usaha milik negara (BUMN) yang fokus di perbankan mikro dengan pangsa pasar luas khususnya di daerah pedesaan. BRI adalah bank dengan aset terbesar ke-2 dengan pangsa pasar 11,64% perbankan nasional (sumber Infobank Februari 2013). Meski demikian, uniknya BRI hanya mempunyai tiga anak usaha dengan kepemilikan saham mayoritas, yaitu: PT BRI Syariah, PT BRI Agroniaga (AGRO) dan Bringin remittance Co Limited Hong Kong. Pemegang saham BRI: Negara Republik Indonesia 57,32% dan publik 42,68%.

Analisa Fundamental

Analisa ringkas di bawah merujuk pada data laporan keuangan tahunan yang diterbitkan perusahaan. Harga saham BBRI ketika tulisan ini disiapkan ditutup di harga Rp8.650 per lembar.

Prospek Jangka Panjang

BBRI-labarugi

BBRI-pertumbuhan

Kinerja BRI tidak pernah mengecewakan. Pertumbuhan laba stabil dan naik. Rata-rata pertumbuhan laba untuk lima tahun adalah 30,64%.

BBRI-rasiolaba

Rata-rata ROA lima tahun terakhir 2,83%, ROA tahun terakhir tercatat 3,39%. Sementara itu laba dibanding ekuitas juga menunjukkan sedikit kenaik, ROE tahun terakhir di posisi 28,8% dengan rata-rata lima tahun 28,77%.

BBRI-efisiensi-bank

Margin pendapatan atas bunga BRI di kisaran 10,18% hingga tahun terakhir turun di 8,42%, angka ini jauh lebih baik dibanding rata-rata industri perbankan di posisi 5,8%. Dari rasio BO/PO, posisi BRI pada tahun terakhir sebesar 59,93%, sangat baik dibanding rata-rata BO/PO perbankan nasional di posisi 87,7%. Rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (LDR) BRI di posisi terakhir 79,85%, sedikit di bawah standar minimal dari BI sebesar 78%.

Sruktur dan Kekuatan Keuangan

BBRI-neraca

Selama lima tahun neraca BRI: asetnya naik 124%, liabilities naik 117%, dan ekuitas naik 190%. Melihat data-data tampak BRI menunjukkan performa yang sangat bagus.

BBRI-risiko-bank

BRI terlihat mampu menaikkan rasio kecukupan modal (CAR) hingga saat ini 16,95%, angka ini masih di bawah rerata CAR bank umum per Januari 2013 sebesar 18,41% tapi sudah di atas batas yang ditentukan BI sebesar 10%. Rasio kredit bermasalah BRI terlihat menurun, NPL tahun terakhir sebesar 1,78%%.

Perilaku Manajemen

BRI selalu membagikan dividen sejak tercatat di bursa. Dividen terakhir dari hasil RUPS tahun ini sebesar Rp222,65 per lembar saham atau setara dengan yield 2,57%. Dividen akan dibagikan kepada pemegang saham pada cum-date 26 Maret 2013.

Valuasi

Rasio PER BRI terakhir di posisi 11,3. Sementara itu PBV 3,26. Rasio PEG tercatat 0,33. Valuasi menggunakan metode arus kas terdiskon sederhana yang bisa diperoleh investor, harga wajar saham BRI di posisi Rp5.050-Rp10.050, dengan asumsi pertumbuhan antara 12%-15%, dividen 10%-30% dari laba, dan EPS pesimis hingga paling optimis.

Sanggahan: analisa fundamental hanya membahas data yang tersedia dari publikasi laporan keuangan. Analisa bersifat kuantitatif dan sangat ringkas, tidak bersifat menyeluruh dan tidak termasuk bahasan bisnis, sektor, maupun analisa mikro perusahaan. Angka valuasi bukan merujuk pada angka seharusnya, bukan angka realistis, juga bukan angka prediksi naik/turun harga saham. Harga saham selalu fluktuatif sesuai keinginan pasar. Gunakan tulisan ini sebagai edukasi dan diskusi saja. Penulis tidak menjamin kebenarannya. Tulisan ini bukan merupakan saran investasi, silakan hubungi jasa investasi profesional untuk mendapatkan nasihat investasi. Segala keputusan investasi adalah tanggungjawab Anda sendiri. Penulis tidak mempunyai posisi investasi dan tidak berencana berinvestasi di emiten ini hingga 72 jam setelah tulisan ini dimuat

Tinggalkan Balasan