Bank Negara Indonesia Persero (BBNI)

BBNIPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) adalah perusahaan yang bergerak di sektor keuangan, khususnya di sub sektor perbankan. Seperti nama dan logonya, entitas awal Bank BNI didirikan pada 1946, adalah bank pertama yang dimiliki pemerintah Indonesia dengan tujuan untuk mengatur pengeluaran dan peredaran mata uang Rupiah. BNI berubah menjadi bank umum pada 1955. Pada 1968 BNI mengubah nama menjadi Bank Negara Indonesia 1946. Setelah ganti logo pada 1989, kemudian diikuti oleh perubahan badan hukum menjadi Persero pada 1992. Pada 1996 BNI menawarkan saham perdana kepada publik, juga sebagai bank pemerintah pertama yang terbuka. Pada 2004 ganti logo seperti yang terlihat sekarang, dikerjakan oleh konsultan citra terkemuka, Landor. Pada 2007 BNI menerbitkan saham baru bersamaan dengan program divestasi pemerintah, saham publik meningkat menjadi 23,64%. Pada 2010 menawarkan saham baru melalui skema right issue sehingga kepemilikan publik meningkat jadi 40%. Menurut ukuran aset, BNI saat ini di posisi empat terbesar dari seluruh bank nasional dengan pangsa pasar 7,49%.

Analisa Fundamental

Analisa ringkas di bawah merujuk pada data laporan keuangan tahunan 2012 yang diterbitkan perusahaan. Harga saham BBNI ketika tulisan ini disiapkan ditutup di harga Rp4.650 per lembar.

Prospek Jangka Panjang

BBNI-labarugi

BBNI-pertumbuhan

Kinerja BNI selalu positif. pertumbuhan laba agak menurun selama lima tahun terakhir. Meski demikian angka pertumbuhannya lumayan besar, rata-rata pertumbuhan lima tahun adalah 57,68%.

BBNI-marginlaba

 

Manajemen BNI tampak piawai dalam menjaga margin labanya, dan bahkan menunjukkan peningkatan signifikan, di posisi terakhir 31,03%.

BBNI-rasiolaba

Dari rasio pendapatan dibanding ekuitas, tampak angkanya menujukkan peningkatan.

BBNI-efisiensibank

Margin pendapatan atas bunga BNI stabil di kisaran 5,8%-6%, hal ini pada posisi par atau sedikit di atas rata-rata industri perbankan di posisi 5,8%. Dari rasio BO/PO, BNI mampu menurunkan hingga ke kisaran 71%, hal ini lebih baik dibanding BO/PO perbankan nasional di posisi 87,7%. Rasio pinjaman terhadap dana pihak ketiga (LDR) BNI terlihat meningkat sedikit di posisi terakhir 77,5% dari sebelumnya di 70,4%, hal ini sedikit di bawah standar minimal dari BI sebesar 78%.

Sruktur dan Kekuatan Keuangan

BBNI-neraca

Selama lima tahun, aset BNI meningkat 65,21% sementara hutangnya hanya naik 55,56%, catatan ini tentu baik sekali. Sementara itu ekuitasnya naik cukup pesat sebesar 181,5%.

BBNI-risikobank

BNI terlihat mampu meningkatkan CAR-nya, hal ini tentu agus. CAR BNI pada 2013 di posisi 16,7%, hal ini masih di bawah rerata CAR bank umum per Januari 2013 sebesar 18,41% tapi sudah di atas batas yang ditentukan BI sebesar 10%. Rasio kredit bermasalah BNI juga makin turun, terakhir di posisi 0,8%.

Perilaku Manajemen

Dalam sepuluh tahun terakhir BNI selalu membagikan dividen tiap tahunnya. Dividen terakhir sebesar Rp62,48 per lembar saham atau setara dengan yield 1,34%. Ada beberapa kali sejarah right issue.

Valuasi

Rasio PER BNI terakhir di posisi 12,25, masih di bawah batas layak investasi Graham di bawah 15. Sementara itu PBV 1,98, tidak memenuhi kriteria Graham. Rasio PEG tercatat 0,21. Sementara itu valuasi menggunakan metode arus kas terdiskon sederhana yang bisa diperoleh investor, harga wajar saham BNI di posisi Rp2.480-Rp4.875, dengan asumsi pertumbuhan antara 12%-15%, dividen 10%-20% dari laba, dan EPS pesimis hingga paling optimis.

Sanggahan: analisa fundamental hanya membahas data yang tersedia dari publikasi laporan keuangan. Analisa bersifat kuantitatif dan sangat ringkas, tidak bersifat menyeluruh dan tidak termasuk bahasan bisnis, sektor, maupun analisa mikro perusahaan. Angka valuasi bukan merujuk pada angka seharusnya, bukan angka realistis, juga bukan angka prediksi naik/turun harga saham. Harga saham selalu fluktuatif sesuai keinginan pasar. Gunakan tulisan ini sebagai edukasi dan diskusi saja. Penulis tidak menjamin kebenarannya. Tulisan ini bukan merupakan saran investasi, silakan hubungi jasa investasi profesional untuk mendapatkan nasihat investasi. Segala keputusan investasi adalah tanggungjawab Anda sendiri. Penulis tidak mempunyai posisi investasi dan tidak berencana berinvestasi di emiten ini hingga 72 jam setelah tulisan ini dimuat

Tinggalkan Balasan