Astra International (ASII)

ASII

Akhirnya sampai juga urutan ulasan emiten ringkas Bola Salju ke perusahaan terkemuka ini. PT Astra International Tbk (ASII) adalah perusahaan yang bergerak di sektor macam-macam industri khususnya otomotif dan sparepart. Inilah saatnya berurusan dengan angka yang berbunyi triliun di setiap posisi laporan keuangannya.

  • Berdiri sejak 1957
  • Tercatat di bursa sejak 1990
  • Perusahaan adalah induk dari beberapa perusahaan publik, Astra Agro Lestari (AALI), Astra Otoparts (AUTO), Astra Graphia (ASGR), Bank Permata (BNLI) dan United Tractor (UNTR). Perusahaan tertutup yang merupakan anak usaha perusahaan misalnya: Federal International Finance (FIF), distributor mobil merk-merk terkemuka, distributor motor Honda, dan banyak lagi di beberapa sektor lainnya.
  • Selain otomotif, lini bisnis yang dimiliki grup ini diantaranya: peralatan berat dan pertambangan, perbankan, asuransi, pembiayaan, agrobisnis, tol, logistik, air bersih (Palyja), dan teknologi informasi. Sangat komplit!
  • Pangsa pasar grup: mobil 55%, motor 58%, dan alat berat 44%.
  • Pemegang saham: Jardine Cycle & Carriage Ltd 50,09% dan publik 49,91%. Karena melepas lebih dari 40% saham ke publik maka perusahaan berhak mendapat rate khusus pajak.

Analisa Fundamental

Analisa ringkas di bawah merujuk pada data laporan keuangan K3-2012 yang diterbitkan perusahaan dan juga laporan tahunan. Harga saham pada saat tulisan ini disiapkan adalah Rp7.750 per lembar. Perusahaan telah mengalami pemecahan nilai saham 1:10, maka pembagian dividen tahun buku 2011 juga disesuaikan.

Prospek Jangka Panjang

ASII-labarugi

ASII-pertumbuhan

Pengukuran prospek diukur berdasarkan kriteria-kriteria berikut:

  • Tidak ada defisit dalam 5 tahun terakhir: terpenuhi.
  • Pertumbuhan laba: ada kenaikan laba lebih besar, setidaknya rata-rata lima tahunan 17%, Graham menentukan 30% untuk investor defensif: terpenuhi. Rata-rata pertumbuhan laba lima tahun sebesar 18,42%. Mengesankan untuk perusahaan dengan aset besar seperti ini bisa tumbuh sebesar itu. Pertumbuhan tiga tahun terakhir 43,09%, 23,8%, dan 6,92% (proyeksi 2012).

 

ASII-marginlaba

ASII-rasiolaba

  • Rasio pengembalian atas aset (ROA) selama lima tahun rata-rata 12,36%. ROA untuk tiga tahun terakhir tercatat 12,73%, 11,58%, dan 10,65% (2012-P).
  • Sementara itu perbandingan pengembalian atas ekuitas (ROE) selama lima tahun terakhir rata-rata tercatat 29,29%. ROE untuk tiga tahun terakhir adalah 29,13%, 29,42%, dan 28,59% (2012-P).

Sruktur dan Kekuatan Keuangan

ASII-neraca

ASII-rasiokeuangan

Kriteria pengukuran melihat parameter berikut:

  • Aset lancar setidaknya 2 kali hutang lancar: tidak terpenuhi. Apakah ini karakter industri grup ini, harus ditelusuri lebih dalam.
  • Hutang jangka panjang tidak lebih dari aset lancar (modal kerja): terpenuhi.
  • Hutang sebaiknya tidak lebih dari 2 kali ekuitas (DER kurang dari 2x): terpenuhi.

Perilaku Manajemen

Sejak tercatat di bursa perusahaan selalu membagikan dividen meski ada catatan absen di beberapa tahun buku. Kemungkinan ketika menghadapi tahun-tahun berat semasa krisis Asia 97/98. Setelah perusahaan kembali ke jalur, sejak 2003 ada pembagian dividen rutin, serta disertai pembagian dividen interim. Ada sejarah right issue pada 2003.

Valuasi

  • PER kurang dari 15x: tidak terpenuhi. Merujuk EPS K3-2012 yang disetahunkan sebesar 469,7, maka PER tercatat 16,5.
  • Harga saham: kurang dari 120% nilai buku (PBV kurang dari 1,2): tidak terpenuhi. Kapitalisasi pasar: Rp313,74 triliun. Nilai buku perusahaan: Rp66 triliun atau Rp1.643 per lembar saham. Maka harga saham dibanding nilai buku tercatat 4,72.
  • Kriteria Margin of safety (MoS) investasi setidaknya ada diskon 30% untuk perusahaan mapan, diskon 50% untuk perusahaan berkembang, tidak terpenuhi:
    • Menggunakan metode valuasi Ben Graham, dengan asumsi pesimis EPS 439,32 harganya di posisi Rp6.782 (harga sekarang lebih mahal 12,49%) hingga asumsi optimis EPS 469,7 harganya di posisi Rp7.251 (harga sekarang lebih mahal 6,44%).
    • Menggunakan metode Arus Kas Terdiskon (Discounted Cash Flow), dengan asumsi pesimis—pertumbuhan 12%, dividen 10% dari laba, dan EPS 439,32—harga wajarnya di posisi Rp5.544 (harga saat ini lebih mahal 28,46%), dengan asumsi optimis—pertumbuhan 15%, dividen 30% dari laba, dan EPS 469,7—harga wajarnya di posisi Rp6.179 (harga saat ini lebih mahal 20,26%).
    • Menggunakan valuasi PEG yang dikenalkan Peter Lynch, dengan PER 16,5 dan pertumbuhan EPS rata-rata lima tahun sebesar 18,42%, maka rasio PEG tercatat 0,9. Angka ini menunjukkan indikasi potensi peluang kenaikan harga sahamnya dibanding pertumbuhan yang ada.

Penutup

Prospek jangka panjang perusahaan saya kira tidak diragukan lagi. Lihatlah laba dan pertumbuhannya, juga lihat kualitas aset dan ekuitasnya yang terus naik. Bahkan ROE yang tinggi pun jadi sangat menawan karena aset dan ekuitas juga tumbuh pesat. Ini adalah perusahaan super. Tapi kita juga harus kritis, dari sisi kekuatan keuangan perlu dipelajari apakah karakter industri yang membuat kriteria aset lancar setidaknya dua kali hutang lancar?

PER dan PBV sudah tinggi, tapi bila Anda sangat optimis bisa saja disesuaikan dengan sejarah perusahaan super ini. Dengan menggunakan forward P/E (batasan rata-rata PER dibanding PER sekarang), bila ada peluang tentu masih masuk akal. Ada pula yang suka menyejajarkan dengan perusahaan sejenis dalam industri. Sekarang tentang valuasi, dari tiga model yang ada, tampak hanya model PEG yang bisa memenuhi kriteria dan ini pun sudah tipis, mendekati ambang batas 1x yang disyaratkan Lynch. Artinya batas keamanannya tipis. Kita suka perusahaan super seperti ini, tapi sebagai investor yang konservatif, lebih baik menunggu ASII di harga yang lebih menarik lagi agar peluang keuntungan investasi cukup terjaga.

Sanggahan: analisa fundamental hanya membahas data yang tersedia dari publikasi laporan keuangan. Analisa bersifat kuantitatif dan sangat ringkas, tidak bersifat menyeluruh dan tidak termasuk bahasan bisnis, sektor, maupun analisa mikro perusahaan. Angka valuasi bukan merujuk pada angka seharusnya, bukan angka realistis, juga bukan angka prediksi naik/turun harga saham. Harga saham selalu fluktuatif sesuai keinginan pasar. Angka ini adalah kalkulasi menggunakan berbagai formula yang diciptakan oleh orang yang disebutkan di atas. Gunakan tulisan ini sebagai edukasi dan diskusi saja. Penulis tidak menjamin kebenarannya. Tulisan ini bukan merupakan saran investasi, silakan hubungi jasa investasi profesional untuk mendapatkan nasihat investasi. Segala keputusan investasi adalah tanggungjawab Anda sendiri. Penulis tidak mempunyai posisi investasi dan tidak berencana berinvestasi di emiten ini hingga 72 jam setelah tulisan ini dimuat.

2 thoughts on “Astra International (ASII)

Tinggalkan Balasan