Kemarin (11/8) adalah seperti hari gembira bagi para investor di Bursa Efek Indonesia. Karena kabar-kabar dari Amerika cukup bagus, meski Eropa masih lumayan sendu, tapi rata-rata semua pemain bursa sangat gembira. Terbukti hal ini diganjar dengan naiknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Sejak Kamis kemarin saya mulai menyemai sebuah saham baru dalam portfolio, yaitu saham perusahaan Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE). Sekilas saja, JTPE pada harga sekarang masih cukup murah. Dari rekam jejak keuangan tahun buku 2010 (yang sudah disesuaikan dengan pemecahan saham 1:5 Juli lalu), rasio P/E kurang dari 5, masih sangat menarik. Pada beberapa hari yang lalu saham ini sempat meroket ke 290-300. Dengan margin of safety 44% untuk sebuah perusahaan yang menanjak, apakah ini sebuah investasi yang aman? Menurut saya masih aman, asal kita menjaga pembelian hingga 30% dari MoS. Ingat return of equity rasio perusahaan ini cukup bagus, sehingga potensi risiko bisa dianggap agak mengecil oleh potensi growthnya. Penjelasan lengkap tentang JTPE akan saya buat dalam tulisan lain.
Wah, hutang saya bakal banyak nih, selain JTPE, saya sebelumnya berjanji akan menulis profil singkat dan evaluasi beberapa emiten yang dulu pernah saya miliki dan juga emiten lain yang saya anggap menarik: BUDI, CLPI (evaluasi semester I, bisa dibaca evaluasi CLPI Januari lalu), TRST, ARNA, FORU, BRNA, JTPE, TBLA, MRAT, dan ADHI. Dan mungkin beberapa saham baru yang masuk dalam pantauan saya. Mohon diingatkan ya!
TRANSAKSI
- JTPE: beli 10.000 saham pada harga Rp 210 per saham, total transaksi Rp2.104.200.
PORTFOLIO SAHAM
- TRST: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp415 per saham
- ARNA: 65.000 saham pada harga rata-rata Rp 343,27 per saham
- FORU: 35.000 saham pada harga rata-rata Rp122 per saham
- ADHI: 5.000 saham pada harga rata-rata Rp750 per saham
- JTPE: 10.000 saham pada harga rata-rata Rp 210 per saham