Kali ini kita akan membahas tentang suatu metode investasi yang dikenal mudah, sederhana, gampang dilaksanakan oleh siapa saja, dan juga aman. Sepertinya terdengar bagus ya? Tapi selain apa yang ditawarkan tadi, apakah metode investasi ini juga menguntungkan?
Metode ini diberi nama Dollar Cost Averaging (selanjutnya kita sebut DCA). Di Wikipedia, istilah ini artinya sebagai berikut:
Dollar cost averaging (DCA) is an investment strategy, that may be used with any currency. It takes the form of investing equal monetary amounts regularly and periodically over specific time periods (such as $100 monthly) in a particular investment or portfolio. By doing so, more shares are purchased when prices are low and fewer shares are purchased when prices are high.
Artinya kurang lebih demikian, “Dollar cost Averaging (DCA) adalah sebuah strategi investasi, bisa digunakan dalam basis mata uang apa pun. Metode ini adalah suatu bentuk investasi dalam sejumlah uang yang sama secara reguler dan dalam periode spesifik (misal sejumlah 1 juta setiap bulan) dalam suatu saham tertentu atau suatu susunan portfolio. Dengan melakukan metode ini, lebih banyak saham akan dibeli ketika harga saham turun dan lebih sedikit saham akan dibeli ketika harga tinggi.”
Ikuti artikel selengkapnya untuk mengetahui metode investasi ini secara lebih detail, juga membaca hasil pengukuran metode DCA dengan statistik harga saham salah satu emiten terbaik di Bursa Efek Indonesia (BEI).