Hal yang Dilebih-lebihkan

Exaggeration. Pernyataan yang mengatakan sesuatu jauh lebih baik atau lebih buruk dari kenyataan sebenarnya. Hal yang dilebih-lebihkan.

Inilah kata yang belakangan sering terpikir ketika baca berita bursa, seperti berita dengan judul Rp 315 Triliun Menguap dari Bursa, OJK Sebut Reaksi Investor Berlebihan ini.

Kenyataannya, sejak orang jual beli saham di bawah pohon di Amsterdam, hingga di gedung di jalan Wall Street atau di layar komputer, manusia selalu mencari-cari alasan kenapa saham X naik, atau kenapa saham Y turun. Bahkan, seandainya ada ikan paus mati di pantai, dan di dalam perutnya ditemukan ikan teri, mungkin ikan teri itu dituduh membunuh paus yang tidak kenyang itu. Padahal ikan paus mati karena tersesat dan kandas di pinggir pantai.

(lebih…)

Baca Selengkapnya

Warisan Saham 8 Juta Dolar Seorang Pegawai Biasa

Ronald Read, pegawai biasa yang meninggalkan warisan saham 8 juta dolar. (Foto courtesy Wall Street Journal).
Ronald Read, pegawai biasa yang meninggalkan warisan saham 8 juta dolar. (Foto courtesy Wall Street Journal).

Ronald Read, meninggal di usia 92 tahun pada Juni tahun lalu, adalah warga Brattleboro, Vermont, Amerika Serikat. Selama hidupnya, Ronald bekerja sebagai pegawai biasa dan pesuruh di toko J.C. Penny. Ia juga pernah bekerja pom bensin milik saudaranya. Meski hanya pekerja biasa, ia mewariskan sertifikat saham hampir 8 juta dolar. Sudah menduda lama dan meninggalkan dua anak tiri, dia mewariskan hampir seluruh hartanya itu untuk perpustakaan lokal dan rumah sakit.

Ketika meninggal, Ronald memiliki sertifikat saham setebal 5 inci (12,7 cm) di safe deposit box miliknya. Ronald memiliki sertifikat saham dari 95 perusahaan, tersebar di berbagai sektor usaha: perusahaan rel kereta api, perusahaan utilitas, bank, healthcare, telekomunikasi, dan produk konsumsi. Beberapa saham terbesar adalah perusahaan blue-chip seperti Procter & Gamble, J.P. Morgan Chase, General Electric, dan Dow Chemical. Saham-saham itu telah dimilikinya bertahun-tahun, jika bukan beberapa dekade. Misalnya saham Pacific Gas & Electric dibelinya pada 1959 senilai $2.380. Dengan memperhitungkan beberapa kali pemecahan saham, saat ini nilai sahamnya adalah $10.375.

(lebih…)

Baca Selengkapnya

Menimbang Rencana Penggabungan Panin Insurance ke AMAG

PT. Paninvest Tbk (PNIN)—akan menggabungkan dua anak usahanya yaitu PT Panin Insurance (PI) dan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG). Tulisan ini akan menimbang tentang rencana penggabungan tersebut dari kacamata pemegang saham umum, yaitu saya, sehingga pembaca bisa mengambil kilas-kilas penting yang bisa diaplikasikan untuk keputusan investasi lainnya di masa mendatang. Detil rencana penggabungan PI dan AMAG bisa dibaca di lembar prospektus yang telah diumumkan di media massa.

Sanggahan (disclaimer): saya mengempit saham AMAG sejak lama. Saya tidak punya relasi dengan petinggi kedua perusahaan. Tulisan ini dibuat secara independen, untuk kepentingan saya sendiri serta untuk bahan diskusi dan berbagi.

(lebih…)

Baca Selengkapnya

Kegiatan Investasi Akhir 2014

Akhirnya tahun 2014 berakhir. Tidak ada transaksi pada bulan Desember 2014. Berikut ringkasan kinerja investasi selama 2014, serta sedikit kata penutup.

Kinerja Investasi Hingga Akhir 2014

  • Kinerja investasi BolaSalju periode 2014 penuh adalah 22,90%.
  • Sebagai perbandingan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), akhir tahun 2013 ditutup di posisi 4.274,18, pada akhir Desember 2014 IHSG ditutup di posisi 5.226,95. Jadi Jadi kinerja IHSG selama 2014 adalah 20,49%. Kinerja saya cukup mengimbangi. Not bad :) *ssst, saya memang beruntung hehehe*

2014-12_setahun_bulanan

(lebih…)

Baca Selengkapnya

Selamat Tahun Baru 2015

Ada beberapa hal yang membuat rencana saya bisa online sejak pukul 22:00 WIB tadi jadi terganggu. Tapi itulah takdir kecil diri saya. Saya juga tak ingin menyesalinya. Tapi jelas, saya tak mampu menepati janji saya sebelumnya, untuk menulis hal ini sebelum tahun 2014 berakhir. Rencananya sih akan menulis agak panjang, tapi rasanya tak tepat untuk mengganggu kegembiraan Anda dengan hal remeh seperti ini. Semoga Anda bisa memaklumi. Mulai tahun ini, saya tak akan menyembunyikan nama penulis blog ini. Nama saya akan bisa Anda kenali sejak awal dan secara terbuka.

Jadi, saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2015. Semoga tahun depan menjadi masa yang baik buat kita semua.

Salam dari Jepara, Jawa Tengah.

Arif Widianto

Baca Selengkapnya

Kegiatan Investasi November 2014

Transaksi

  • Memutuskan mulai berinvestasi di Bank BNI (BBNI) dan Bank BRI (BBRI). Alasannya, kedua bank ini bisnisnya bagus, meski tidak masuk kategori murah** dari sisi nilainya, tapi harapan pertumbuhan masih ada. Ini juga langkah konservatif saya sebagai alternatif investasi yang keluar di sektor keuangan melalui CFIN sebelumnya.
  • Memutuskan masuk ke Ace Hardware (ACES), dimulai sedikit dulu. Alasannya, PER masih cukup tinggi dibanding standar saya, tapi harga saham sudah di posisi tengah di bawah rata-rata satu tahun terakhir. Bisnis bagus. Pertumbuhan pendapatan fantastis. Hutang kecil. Ini mungkin langkah kaki saya berikutnya ke dunia growth investing. Saya akan tulis beberapa pikiran tentang hal ini di masa mendatang.
  • Menambah sedikit di SAHAM BARU 2.

Komposisi portofolio dan grafik kinerja silakan baca selengkapnya.

(lebih…)

Baca Selengkapnya

Kegiatan Investasi Oktober 2014

Transaksi

  • Menambah investasi di AMAGSAHAM BARU, dan PANS dalam jumlah sedikit-sedikit :)
  • Saya memutuskan keluar dari CFIN. Menilik alasan bisnisnya, saya kira bisnis pembiayaan mempunyai beberapa tantangan ke depan. Termasuk melemahnya penjualan otomotif dari laporan Gaikindo dua tahun terakhir. Akan naiknya harga BBM saya kira menghambat pertumbuhan kendaraan bermotor sebagai salah satu basis pembiayaan CFIN. Tapi biar adil, bisnis CFIN sebenarnya masih jauh lebih sukses dibanding perusahaan pembiayaan lainnya. CFIN juga sudah memutuskan untuk masuk ke sektor pembiayaan lainnya (silakan riset sendiri ya!), di mana saya kira potensial menghasilkan laba. Serta, CFIN masih murah. Tidak beruntungnya saya, setelah menjual, CFIN perlahan naik beberapa poin. Begitulah langkah investasi. Hasil penjualan CFIN ini saya gunakan untuk menambah investasi di perusahaan satu grup serta saham perusahaan lainnya. Jadi singkatnya, saya menukar potensi pertumbuhan CFIN yang (saya kira) kurang begitu besar dengan perusahaan satu grup dan perusahaan lainnya yang potensinya jauh lebih besar.

Komposisi portofolio dan grafik kinerja silakan baca selengkapnya.

(lebih…)

Baca Selengkapnya

Kegiatan Investasi Mei-September 2014

Lama-lama makin jarang menulis lagi ya? Ya, semoga dimaklumi. Baiklah, saya coba menulis lagi. Dimulai dari ringkasan kegiatan investasi Mei-September 2014 ini.

Transaksi

  • Berinvestasi di AMAG sebanyak 10% dari jumlah awal.
  • Berinvestasi di SAHAM BARU sebanyak 77% dari jumlah awal. TURUN TERUS! Average down terus deh :)
  • Berinvestasi di sebuah saham, kita beri aja dengan kode SAHAM BARU 2. Kali ini keputusan saya berdasarkan pertimbangan pertumbuhan, meski secara value murah, tapi saya kira pertimbangan saya kali ini tidak murni konservatif. Ada unsur psikologis dan kedekatan pula. Tapi nanti kita evaluasi lagi. Sayang banget posisinya bagus dan saya merasa harga yang ditawarkan pasar pada posisi ini, biarpun masih turun terus, sangat menarik bagi saya. Posisi portofolio terakhir adalah 3,49% dari portofolio. Kemungkinan kalau ada uang akan saya tambah terus di saham ini.
  • Mengambil untung sedikit di BRNA, melepas 33% dari jumlah awal.
  • Mengambil untung sedikit di CFIN 20% dari jumlah awal, lalu ketika harga turun, beli lagi 10%.
  • Mendapat dividen dari PANS dan AMAG.

Komposisi portofolio dan grafik kinerja silakan baca selengkapnya.

(lebih…)

Baca Selengkapnya

Kinerja Investasi Januari-April 2014

Transaksi

  • Januari 2014: Jual CLPI dan ASRI. Ya, dana minim, saham-saham lain sedang turun. Sayang banget dananya dialihkan saja.
  • Februari 2014: menambah SAHAM BARU 2,35% lebih banyak dari jumlah awal dengan harga rata-rata Rp459/lembar
  • Maret 2014: menambah SAHAM BARU 9,19% lebih banyak dari jumlah sebelumnya dengan harga rata-rata Rp429/lembar
  • April 2014: tidak ada transaksi

Komposisi portofolio dan grafik kinerja silakan baca selengkapnya.

(lebih…)

Baca Selengkapnya