Terima Kasih

Statistik bulanan BolaSalju.com setahun terakhir

Statistik Bulanan Pengunjung BolaSalju.com

Statistik tahunan BolaSalju.com 2010-sekarang

Statistik Tahunan Pengunjung BolaSalju.com

Terima kasih.

Hanya itu yang bisa saya ungkapkan atas segala perhatian, antusiasme, kunjungan, komentar, umpan balik, surat elektronik, komentar di twitter, komentar di Facebook, serta segala aktivitas yang pembaca lakukan selama ini. Bahkan ketika saya tidak memperhatikannya selama satu tahun penuh seperti masa 2014, atau periode-periode setelahnya, ternyata masih banyak yang aktif menyapa, dan meninggalkan jejak di blog ini. Saya ketinggalan banyak umpan balik yang belum saya respon. Semoga saya bisa memprosesnya satu per satu.

Sekali lagi, terima kasih. Juga, meski terlambat, Selamat Idulfitri. Mohon maaf lahir dan batin.

Kinerja Investasi 6 Tahun

Grafik Perubahan Harga Unit Investasi Bola Salju

Grafik Perubahan Harga Unit Investasi Bola Salju

Catatan:

  • Investasi Bola Salju baru mulai pada awal November 2010. Kinerja disertakan karena hasil investasi saya negatif sementara IHSG justru positif pada tahun itu. Semoga keputusan ini cukup adil, artinya saya mengalah. Kalau 2010 tidak diikutkan, justru hasil perolehan majemuk IHSG jauh lebih rendah.
  • Kinerja tahunan 2016 belum berakhir dan tidak disertakan.
  • Uang Rp 1.000 bila diinvestasi di IHSG pada awal 2010 akan menjadi Rp1.812,26 pada akhir 2015.
  • Uang Rp1.000 yang saya investasi telah menjadi Rp5.389,26 pada akhir 2015

Tak terasa Investasi Bola Salju ini sudah berjalan 6 tahun. Waktu yang masih sangat singkat untuk sebuah kinerja investasi. Tapi 6 tahun ini adalah periode yang penting bagi saya untuk menguji kepercayaan dan keyakinan pada metode investasi berbasis nilai (value investing) yang saya pelajari dari Ben Graham melalui The Intelligent Investor. Sekilas cerita itu bisa dibaca di tulisan Investor Perdana.

Kinerja investasi ini di luar harapan saya. Ke depan, bisa jadi kinerja ini turun, apalagi kondisi ekonomi belum pasti. Tapi semua orang pun tidak tahu kondisi ke depan. Komposisi portofolio saya saat ini terdiri dari lima emiten, salah satunya emiten baru yang sudah saya kempit sejak 2013 sementara harganya masih turun terus. Saya akan menambah satu emiten baru tapi menunggu harga sahamnya turun, meski itu sulit dibayangkan kapan terjadi karena produk-produk mereka sangat bagus, kinerjanya juga mengkilat. Sabar saja, waktu adalah teman baik bagi investor.

Saya akan terus berbagi kinerja investasi tahunan di blog ini (tanpa detil portofolio). Semoga metode investor berbasis nilai bisa dipraktekkan dan terus dibuktikan.

 

Mempercayai Indonesia

saham_anak
Mengajari anak mempercayai Indonesia dengan memiliki saham perusahaan Indonesia

Saya belajar bahwa hal penting dari seorang Buffett selain kisah hidup dan prinsip investasinya adalah ia sangat mempercayai negaranya, Amerika Serikat, dan ia bersedia tumbuh bersama negaranya. Dalam berbagai kesempatan Buffet mengaku bahwa dia beruntung lahir menjadi orang Amerika dan sukses berbisnis di Amerika. Meski Amerika diterjang beberapa kali goncangan krisis, dalam beberapa kali kejadian, seorang Buffett selalu percaya Amerika. Banyak waktu ketika Amerika sedang di puncak krisis, Buffett sering tampil mengajak masyarakan bahwa dia percaya Amerika akan bangkit. Buffett selalu bullish dengan Amerika.

Bila seorang Warren Buffet bisa demikian, kenapa kita tidak bisa?

Menurut saya, saat ini adalah waktu yang paling tepat untuk mengajak kembali mempercayai Indonesia.

(lebih…)

Hal yang Dilebih-lebihkan

Exaggeration. Pernyataan yang mengatakan sesuatu jauh lebih baik atau lebih buruk dari kenyataan sebenarnya. Hal yang dilebih-lebihkan.

Inilah kata yang belakangan sering terpikir ketika baca berita bursa, seperti berita dengan judul Rp 315 Triliun Menguap dari Bursa, OJK Sebut Reaksi Investor Berlebihan ini.

Kenyataannya, sejak orang jual beli saham di bawah pohon di Amsterdam, hingga di gedung di jalan Wall Street atau di layar komputer, manusia selalu mencari-cari alasan kenapa saham X naik, atau kenapa saham Y turun. Bahkan, seandainya ada ikan paus mati di pantai, dan di dalam perutnya ditemukan ikan teri, mungkin ikan teri itu dituduh membunuh paus yang tidak kenyang itu. Padahal ikan paus mati karena tersesat dan kandas di pinggir pantai.

(lebih…)

Warisan Saham 8 Juta Dolar Seorang Pegawai Biasa

Ronald Read, pegawai biasa yang meninggalkan warisan saham 8 juta dolar. (Foto courtesy Wall Street Journal).
Ronald Read, pegawai biasa yang meninggalkan warisan saham 8 juta dolar. (Foto courtesy Wall Street Journal).

Ronald Read, meninggal di usia 92 tahun pada Juni tahun lalu, adalah warga Brattleboro, Vermont, Amerika Serikat. Selama hidupnya, Ronald bekerja sebagai pegawai biasa dan pesuruh di toko J.C. Penny. Ia juga pernah bekerja pom bensin milik saudaranya. Meski hanya pekerja biasa, ia mewariskan sertifikat saham hampir 8 juta dolar. Sudah menduda lama dan meninggalkan dua anak tiri, dia mewariskan hampir seluruh hartanya itu untuk perpustakaan lokal dan rumah sakit.

Ketika meninggal, Ronald memiliki sertifikat saham setebal 5 inci (12,7 cm) di safe deposit box miliknya. Ronald memiliki sertifikat saham dari 95 perusahaan, tersebar di berbagai sektor usaha: perusahaan rel kereta api, perusahaan utilitas, bank, healthcare, telekomunikasi, dan produk konsumsi. Beberapa saham terbesar adalah perusahaan blue-chip seperti Procter & Gamble, J.P. Morgan Chase, General Electric, dan Dow Chemical. Saham-saham itu telah dimilikinya bertahun-tahun, jika bukan beberapa dekade. Misalnya saham Pacific Gas & Electric dibelinya pada 1959 senilai $2.380. Dengan memperhitungkan beberapa kali pemecahan saham, saat ini nilai sahamnya adalah $10.375.

(lebih…)

Menimbang Rencana Penggabungan Panin Insurance ke AMAG

PT. Paninvest Tbk (PNIN)—akan menggabungkan dua anak usahanya yaitu PT Panin Insurance (PI) dan PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG). Tulisan ini akan menimbang tentang rencana penggabungan tersebut dari kacamata pemegang saham umum, yaitu saya, sehingga pembaca bisa mengambil kilas-kilas penting yang bisa diaplikasikan untuk keputusan investasi lainnya di masa mendatang. Detil rencana penggabungan PI dan AMAG bisa dibaca di lembar prospektus yang telah diumumkan di media massa.

Sanggahan (disclaimer): saya mengempit saham AMAG sejak lama. Saya tidak punya relasi dengan petinggi kedua perusahaan. Tulisan ini dibuat secara independen, untuk kepentingan saya sendiri serta untuk bahan diskusi dan berbagi.

(lebih…)

Kegiatan Investasi Akhir 2014

Akhirnya tahun 2014 berakhir. Tidak ada transaksi pada bulan Desember 2014. Berikut ringkasan kinerja investasi selama 2014, serta sedikit kata penutup.

Kinerja Investasi Hingga Akhir 2014

  • Kinerja investasi BolaSalju periode 2014 penuh adalah 22,90%.
  • Sebagai perbandingan kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), akhir tahun 2013 ditutup di posisi 4.274,18, pada akhir Desember 2014 IHSG ditutup di posisi 5.226,95. Jadi Jadi kinerja IHSG selama 2014 adalah 20,49%. Kinerja saya cukup mengimbangi. Not bad 🙂 *ssst, saya memang beruntung hehehe*

2014-12_setahun_bulanan

(lebih…)

Selamat Tahun Baru 2015

Ada beberapa hal yang membuat rencana saya bisa online sejak pukul 22:00 WIB tadi jadi terganggu. Tapi itulah takdir kecil diri saya. Saya juga tak ingin menyesalinya. Tapi jelas, saya tak mampu menepati janji saya sebelumnya, untuk menulis hal ini sebelum tahun 2014 berakhir. Rencananya sih akan menulis agak panjang, tapi rasanya tak tepat untuk mengganggu kegembiraan Anda dengan hal remeh seperti ini. Semoga Anda bisa memaklumi. Mulai tahun ini, saya tak akan menyembunyikan nama penulis blog ini. Nama saya akan bisa Anda kenali sejak awal dan secara terbuka.

Jadi, saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2015. Semoga tahun depan menjadi masa yang baik buat kita semua.

Salam dari Jepara, Jawa Tengah.

Arif Widianto